Thursday , July 29 2021

Ilusi Optik "Siapa Mengejar Siapa" Jelaskan Kebiasaan Aneh Manusia



KOMPAS.com – To peneliti di Yale University baru saja meniottakan ilusi optik membingungkan yang visu membuktikan bahwa manusia sejatinya memiliki beberapa kebiasaan aneh.

You have to pay attention to the Neural Correlate Society, for more than one person, "Who's Chasing Whom?".

Baca plays: Ilusi Optik Ini Tunjukkan Kebutaan Kelengkungan

Berikut adalah ilusi yang diciptakan itu. Menurut Anda apa yang dilakukan titik mirarah this tweak?


Did you hit Tokyo, titik merah awalnya terlihat mengejar titik biru. Setelah 30 detik, semuanya berubah they will be separated by separate seperti titik merah.

Apa yang sebenarnya terjadi?

Sebenarnya kedua titik itu tidak saling mengejar. Sebaliknya, excuse me on disebaban oleh pergerakan peta.

For ahli menjelaskan bahwa dengan menggerakkan peta, otak menipu mata untuk melihat kedua titik seolah saling mengejar.

Saat titik biru berubah mengejar titik merah, pada dasarnya itu adalah pergeseran arah peta.

Hal ي ي ي ي ي ي ياي ياي ياي ياي يا يا يا ي ي ي ي ي ي ي ي ي ي ي ي ي ي ي. Tanpa peta Tokyo, Anda dapat melihat bahwa titik merah diam this titik biru bergerak di sekitarnya.

Selfless dilansir Science Alert, Minggu (11/11/2018), for ahli menganggap ilusi ini sebagai bukti bahwa manusia seringkali membayangkan benda-benda tak bernyawa sebagai benda-bandja yang visa rey sentiri.

Baca plays: Siapa yang Pakai High Heels dalam Ilusi Optik di Foto Ini?

"Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi isyarat yang memichi persepsi mengejar, untuk mingukur pengaruh mereka, this sub-sectarian submenu mengevaluasi keakuratan bentuk persepsi tersebut," tulis para ahli dalam laporannya di jurnal Vision.

Dari penelitian ini, for me, I was excited "Who's Chasing Whom?" I'm talking about this song by reading the lyrics of this penyakit saraf.


Source link